15 Ogos 2013

Sajak Wiji Tukul




(1) 

Para jendral marah-marah


Pagi itu kemarahannya disiarkan oleh televisi. Tapi aku tidur. Istriku yang menonton. Istriku kaget. Sebab seorang letnan jendral menyeret-nyeret namaku. Dengan tergopoh-gopoh selimutku ditarik-tariknya, Dengan mata masih lengket aku bertanya: mengapa? Hanya beberapa patah kata ke luar dari mulutnya: ”Namamu di televisi .....” Kalimat itu terus dia ulang seperti otomatis.

Aku tidur lagi dan ketika bangun wajah jendral itu sudah lenyap dari televisi. Karena acara sudah diganti.

Aku lalu mandi. Aku hanya ganti baju. Celananya tidak. Aku memang lebih sering ganti baju ketimbang celana.

Setelah menjemur handuk aku ke dapur. Seperti biasa mertuaku yang setahun lalu ditinggal mati suaminya itu, telah meletakkan gelas berisi teh manis. Seperti biasanya ia meletakkan di sudut meja kayu panjang itu, dalam posisi yang gampang diambil.

Istriku sudah mandi pula. Ketika berpapasan denganku kembali kalimat itu meluncur. ”Namamu di televisi....” ternyata istriku jauh lebih cepat mengendus bagaimana kekejaman kemanusiaan itu dari pada aku.


(2)

aku diburu pemerintahku sendiri 
layaknya aku ini
 penderita penyakit berbahaya

aku sekarang buron

tapi jadi buron pemerintah yang lalim 
bukanlah cacat

pun seandainya aku dijebloskan
 
ke dalam penjaranya

aku sekarang terlentang 
di belakang bak truk 
yang melaju kencang 
berbantal tas
dan punggung tangan

kuhisap dalam-dalam 
segarnya udara malam 
langit amat jernih

oleh jutaan bintang

sungguh
 
baru malam ini

begitu merdeka paru-paruku

malam sangat jernih

sejernih pikiranku

walau penguasa hendak mengeruhkan 
tapi siapa mampu mengusik 
ketenangan bintang-bintang?


(3) 

Buat L.Ch & A.B.


darahku mengalir hangat lagi 
setelah puluhan jam 
sendi-sendi tulangku beku

kurang gerak

badanku panas lagi

setelah nasi sepiring

sambel kecap dan telur goreng

tandas bersama tegukan air

dari bibir gelas keramik yang kau ulurkan dengan senyum manismu

kebisuan berhari-hari 
kita pecahkan pagi itu 
dengan salam tangan
pertanyaan

dan kabar-kabar hangat

pagi itu

budimu menjadi api

tapi aku harus pergi lagi 
mungkin tahun depan 
atau entah kapan

akan kuketuk lagi 
daun pintumu
bukan sebagai buron


(4)

Kado untuk Pengantin Baru


pengantin baru

ini ada kado untukmu 
seorang penyair

yang diburu-buru

maaf aku mengganggu

malam bulan madumu

aku minta kamar satu

untuk membaringkan badanku

pengantin baru

ini datang lagi tamu 
seorang penyair

yang dikejar-kejar serdadu

memang tak ada kenikmatan

di negri tanpa kemerdekaan 
selamanya tak akan ada kemerdekaan 
jika berbeda pendapat menjadi hantu

pengantin baru

ini ada kado untukmu

seorang penyair yang dikejar-kejar serdadu


(5)

kuterima kabar dari kampung

rumahku kalian geledah

buku-bukuku kalian jarah

tapi aku ucapkan banyak terima kasih 
karena kalian telah memperkenalkan sendiri 
pada anak-anakku
kalian telah mengajari anak-anakku 
membentuk makna kata penindasan 
sejak dini

ini tak diajarkan di sekolahan

tapi rejim sekarang ini 
memperkenalkan kepada semua kita 
setiap hari di mana-mana
sambil nenteng-nenteng senapan

kekejaman kalian 
adalah buku pelajaran 
yang tak pernah ditulis!


(6)

Wani,


bapakmu harus pergi

kalau teman-temanmu tanya 
kenapa bapakmu dicari-cari polisi 
jawab saja:
”karena bapakku orang berani” 

kalau nanti ibu didatangi polisi lagi 
menangislah sekuatmu

biar tetangga kanan kiri datang 
dan mengira ada pencuri
masuk rumah kita


(7)

Pepatah Buron


penindasan adalah guru paling jujur 
bagi yang mengalami

lihatlah tindakan penguasa 
bukan retorika bukan pidatonya

kawan sejati adalah kawan yang masih berani 
tertawa bersama

walau dalam kepungan bahaya


(8)

kekuasaan yang sewenang-wenang 
membuat rakyat selalu berjaga-jaga 
dan tak bisa tidur tenang

sampai mereka sendiri lupa 
batas usianya tiba

dan dalam diamnya

rakyat ternyata bekerja 
menyiapkan liang kuburnya

lalu mereka bersorak

ini kami siapkan untukmu tiran!

penguasa yang lalim

ketika mati tak ditangisi rakyatnya

sungguh memilukan

kematian yang disyukuri dengan tepuk tangan


(9)

ujung rambut ujung kuku 
gendang telinga

dan selaput bola mataku 
tidak mungkin lupakan kamu

bilur di punggung 
nyeri di tulang berhari-hari

darah di helai rambut ujung kuku 
dendang telinga

dan selaput bola mataku

telah mengotori namamu

nyeri di tulang 
berhari-hari

bilur di punggung 
karena sabetan

telah mencoreng namamu

kau tak kan bisa mencuci namamu 
sekalipun 1000 mobil pemadam kebakaran 
kau kerahkan

kau tak kan bisa mencuci tanganmu 
sekalipun 1000 pengeras suara 
melipatgandakan pidatomu

suara rakyat adalah suara Tuhan

dan kalian tak bisa membungkam Tuhan
sekalipun kalian memiliki 1.000.000 gudang peluru


(10)

Jakarta simpang siur 
ormas-ormas tiarap

tiap dengar berita

pasti ada aktivis ditangkap

telepon-telepon disadap 
koran-koran disumbat

rakyat was-was dan pengap 
diam-diam orang cari informasi 
dari radio luar negeri

jangan percaya

pada berita mass media cetak

dan elektronika asing!

Penguasa berteriak-teriak setiap hari 
Nasionalismenya mirip Nazi


(11)

berhari-hari – ratusan jam – ratusan kilometer – puluhan kota – bis – colt – truk – angkutan – asap rokok – uap sampah – tengik wc – knalpot terminal – embun subuh – baca koran – omongan penguasa – nonton tivi – omongan penipu – presiden marah-marah – jendral-jendral marah-marah – intelektual bayaran ikut-ikutan – sekretariat organisasi aktivis diobrak-abrik – penculikan – penggrebegan – pengejaran – pembenaran dibikin kemudian – semua benar karena semua diam

(12)

apa penguasa kira

rakyat hidup di hari ini saja

apa penguasa kira

ingatan bisa dikubur

dan dibendung dengan moncong tank 

apa penguasa kira

selamanya ia berkuasa

tidak!

tuntutan kita akan lebih panjang umur 
ketimbang usia penguasa

derita rakyat selalu lebih tua 
walau penguasa baru naik 
mengganti penguasa lama

umur derita rakyat

panjangnya sepanjang umur peradaban

umur penguasa mana

pernah melebihi tuanya umur batu akik 
yang dimuntahkan ledakan gunung berapi?

ingatan rakyat serupa bangunan candi 
kekejaman penguasa setiap jaman 
terbaca di setiap sudut dan sisi

yang menjulang tinggi


(13)

ketika datang malam 
aku menjadi gelap 
ketika pagi datang 
aku menjadi terang

aku rakyatmu

hidup di delapan penjuru

kau tak bisa menangkapku 
karena kau tak mengenalku

kau tak bisa mendengarkan aku 
karena kau terus berbicara 
berbicara dan berbicara

dengan mulut senapan

pembantaian- pembantaian 
dan pembantaian 
mayat-mayat bergelimpangan 
mayat-mayat disembunyikan

kau tak bisa menguburkan aku

kau tak bisa menyembuhkan lukaku 
karena kau tak kenal aku

karena kau terus berbicara

berbicara dan berbicara

dengan tembakan dan ancaman

dan penjara


(14)

habis cemasku

kau gilas

habis takutku

kau tindas

kini padaku tinggal 
tenaga mendidih!

segala telah kau rampas 
kau paksa aku tetap bodoh 
miskin dan nelan ampas

kini padaku tinggal tenaga 
mengepal-ngepal

di jalan-jalan

habis cemasku

kau gilas

habis takutku

kau tindas

aku masih tetap waras!


(15)

ayo kita tebakan!

dia raja

tapi tanpa mahkota

punya pabrik punya istana 
coba tebak siapa dia?

dia adalah aku!

dia kaya

keluarganya punya saham di mana-mana 
tapi negaranya rangking tiga
paling korup di dunia 
coba tebak siapa dia? 
dia adalah aku!

dia tua

tapi ingin tetap berkuasa

tak boleh ada calon lain

selain dia

kalau marah

mengarahkan angkatan bersenjata

rakyat kecil yang tak bersalah ditembak jidatnya 
coba tebak siapa dia?

dia adalah aku!

dia sakti

tapi pasti mati

meski seakan tak bisa mati 
coba tebak siapa dia?

dia adalah aku!

siapa aku?

aku adalah diktator

yang tak bisa tidur nyenyak!


(16)

hujan malam ini turun 
untuk melindungiku

intel-intel yang bergaji kecil
pasti jengkel dengan yang memerintahmu

hujan malam ini turun 
untuk melindungiku

agar aku bisa istirahat 
agar tenagaku pulih 
setelah berhari-hari lelah 
agar aku tetap segar
dan menang

hujan malam ini turun 
untuk melindungiku

bunyi kodok dan desir angin 
membikin pelupuk mataku membesar 
aku ngantuk dan ingin tidur

biarlah para serdadu di ibukota 
berjaga-jaga dengan senapan M-16nya

biarlah penguasa sibuk sendiri 
dengan ketakutannya

karena telah mereka taruh sendiri 
bom waktu di mana-mana

mereka menciptakan musuh 
dan menembaknya sendiri

mereka menciptakan kerusuhan 
demi mengamankannya sendiri

hujan malam ini turun 
untuk melindungiku

malam yang gelap ini untukku 
malam yang gelap ini selimutku

selamat tidur tanah airku 
selamat tidur anak-istriku 
saatnya akan tiba
akan tiba
bagi merdeka 
untuk semua


(17)

bernafas panjanglah 
jangan ditelan kalut 
bernafas panjanglah 
jangan dimakan takut 
bernafas panjanglah 
jangan berlarut-larut 
bernafas panjanglah 
jangan surut

bernafas panjanglah 
walau gelap 
bernafas panjanglah 
walau pengap

bernafas panjanglah kau, bernafas panjanglah para korban 
bernafas panjanglah aku

bernafas panjanglah kalian

bernafas panjanglah semua

bernafas panjanglah

melihat tank-tank dikerahkan 
bernafas panjanglah

melihat tentara mondar-mandir 
berselendang M-16

bernafas panjanglah

mendengar para aktivis ditangkapi 
bernafas panjanglah

para kambing hitam yang diadili

bernafas panjanglah 
dengan pemutar-balikan ini

mereka ingin sejarah dibaca bersih 
bagaimana mungkin

jika mereka menulis dengan sobekan daging 
laras senapan

dan kubangan darah

baca kembali semuanya 
dan bernafas panjanglah

bernafas panjanglah akal 
bernafas panjanglah hati 
bangun
dan bernafas panjanglah!


(18)

di ruang ini yang bernafas cuma aku 
cecak dan serangga

air menetes rutin dari kran ke bak mandi 
semakin dekat aku dengan detak jantungku

dingin ubin, lubang kunci, pintu tertutup, kurang cahaya
kini bagian hidupku sehari-hari

di sini bergema puisi
di antara garis lurus tembok 
lengkung meja kursi
dan rumah sepi

puisi yang ditajamkan 
pukulan dan aniaya 
tangan besi penguasa


(19)

bulan agustus sudah tiba

penduduk ramai-ramai pasang bendera

tapi aku hanya lihat yang di seberang rumah saja 
kuintip dari lubang kunci

sebab aku dikejar-kejar penguasa

sudah puluhan hari aku tak melihat angkasa 
kehidupan di sekelilingku kusimak

dari datak-deru dan tawanya

aku tak bisa lihat wujud dan wajahnya

aku ditahan bukan dipenjara 
aku disel bukan dibui

sebab kehidupan sehari-hari 
adalah penjara nyata rakyat negeri ini


(20)

sebuah bank

memasang iklan

ukuran setengah halaman koran, teriaknya: Dirgahayu Republik Indonesia 51 th

dengan huruf kapital

iklan itu juga memekik-mekik: MERDEKA MERDEKA MERDEKA

sementara itu ratusan aktivis

di daerah dan di ibukota ditangkapi

sebuah iklan

ukuran setengah halaman koran

menggusur kenyataan yang sewenang-wenang 
yang seharusnya diberitakan

MERDEKA MERDEKA MERDEKA 
siapa yang merdeka?


(21)

di atas rumah ada burung 
ku tahu dari kicaunya

di luar rumah ada orang 
kutangkap lagi dari cakap 
dan langkah kakinya

ini rumah biasa

tak beda penjara
ta

di pagi kubaca di koran

kabar penangkapan-penangkapan

tapi sore ini

ku dengar di jalan

orang latihan baris-berbaris

untuk merayakan hari kemerdekaan


(22)

Bagi Siapa Kalian Memetik Panenan


pagi dingin

udara masih mengandung embun 
bukit-bukit di kejauhan

disaput arak-arakan halimun

matahari terbit

sempurna bulat merah setampah di langit 
batang-batang pohon besar dan cabang-cabangnya 
seperti ratusan penari

yang mengangkat tangannya tinggi-tinggi 
kususuri keheningan ini

sendiri

jilatan matahari 
segarnya udara pagi

alangkah indah negri ini

andai lepas dari masa ganas tirani


(23)

nonstop 24 jam

yang berkuasa di sini 
adalah cahaya

saban pagi ia membuat garis-garis lurus 
di sekitar jendela

gambar motif gorden tampak jelas 
coklat hitam dan putihnya

lalu pada sore hari 
ia mengubah warna langit-langit 
sudut-sudut tembok

bidang ubin dan susunan benda-benda 
yang ada di dalamnya

dan bila malam tiba

telapak kakiku diberinya mata 
demikian pula punggung tangan 
dan jari-jarinya

saat aku terbaring 
serasa yang ada 
cuma desir angin 
detak jantung 
tulang-tulang
dan hembusan nafasku saja

tapi aku harus pergi

dari kesunyian ini

sebelum penguasa merenggut 
aku dan damai ini


Sumber: http://www.beritasatu.com/budaya/91833-puisi-pelarian-wiji-thukul.html

22 April 2013

Misteri Bali, Sanur serta abjad XX


Asal nama Bali itu "bebali" diambil dari perkataan "sesajen" diucapkan oleh penduduk serta masyarakat Bali khususnya - barangan yang dipersembahkan kepada dewa-dewa  contoh seperti, beras, wang, biskut dan sebagainya.

Di Bali ini sebanyak 90 peratus beragama Hindu manakala selebihnya Islam, Buddha dan Kristian.

Hasil seni kraftangan ukiran rumahnya berkonsepkan tradisional Bali. Terdapat patung-patung dewa diletakkan dikiri dan kanan rumah mereka.

Jika kita lihat pintu pagar masuk ke rumah mereka begitu kecil. Mereka meletakkan kenderaan di luar rumah.

Mereka tidak mempunyai lebuh raya besar seperti di Malaysia. Hanya jalan raya kiri dan kanan.

Mereka tidak mempunyai ruang tamu, hanya bilik tidur dan dapur. Hanya Gazebo disediakan kepada tetamu atau pengunjung yang terletak di luar rumah.


Mengikut penceritaan pemandu pelancong yang hanya mahu dikenali sebagai Ekow Kepulauan Jawa dan Bali merupakan satu pulau yang tercantum. 

Beliau yang membawa penulis sepanjang tiga hari melawat tempat bersejarah dan pantai sekitar Bali menceritakan satu persatu keunikan sejarah masyarakat  dan etnik bali.


Asal usul nama lapangan terbang Denpasar Nugrah Rai
Jalan raya di Bali

Bandar Udara Internasional Angkasapura Nugrah Rai Bali merupakan nama seorang pria menjadi hero di Bali sekitar abad ke 14.

 Bagi mengenang jasanya terhadap penduduk Bali nama  Ngurah Rai diabadikan di lapangan terbang dan sekitar jalan di sini.


Setiap simpang atau bulatan mempunyai patung dewa


Sebagai contoh di Bandar Kuta, penulis mendapati di sepanjang simpang empat atau tiga, mahupun bulatan akan dibina patung dewa.

Ekow memberitahu di tengah bandar Kuta mempunyai satu jalan bersimpang siur kerana 'flyover' belum siap berikutan bantahan penduduk (sila rujuk - ketinggian 15 meter hanya untuk dewa) ada satu patung dewa Ruji yang digelar Penguasa Kelautan.

Penduduk di Bali -  kepercayaan mereka terhadap agama Hindu begitu kuat jadi tidak hairanlah jika di mana-mana anda akan terlihat patung dewa dan mereka melakukan sembah berhala dua kali pada sehari. 

Di sebelah pagi dan petang di mana ada di antara mereka akan berarak beramai -ramai menuju ke kuil dengan membawa 'sesajen' cuntuk dipersembahkan kepada dewa mereka.

Jika mahu pergi menyeberang ke lautan penduduk beragama Hindu perlu meminta izin terlebih dahulu bagi memudahkan perjalanan.

Arak, judi dan seks


Rata-ratanya penduduk di sini mengamalkan cara hidup minuman keras  arak, bermain judi dan seks bebas.

Manakala pria bebas melakukan hubungan kelamin atau seks bersama gadis yang disukainya.

Sekiranya perempuan itu mengandung dan dipersetujui oleh kedua-dua pihak lelaki dan perempuan barulah mereka boleh menikah.

Narkoba atau dadah dilarang keras sama sekali oleh kerajaan mahupun pihak penguasa di mana sesiapa yang didapati membawa barangan terlarang itu jika disabitkan kesalahan boleh dikenakan hukuman mati.

Ketinggian 15 meter keatas hanya untuk dewa saja, pak..


Di Bali hanya ada satu hotel mempunyai ketinggian 11 tingkat yang terletak di Sanur. Menurut Ekow ia merupakan satu satunya hotel dibenarkan beroperasi dan tidak diruntuhkan sehingga kini.

Penduduk dan pelabur tidak dibenarkan mendirikan bangunan melebihi ketinggian yang dibenarkan kerana mengikut kepercayaan Hindu ketinggian aras 15 meter hanya untuk para dewa-dewa.

Difahamkan pada ketika itu gabenur berjaya merampas hotel di zaman penjajahan jepun.

Menurut Ekow lagi, beliau pernah mendengar dan melihat dengan mata serta kepalanya sendiri ada pelancong yang dirasuk gara-gara menginap di hotel anker tersebut.

Ada apa di sebalik nombor rumah bertanda X


Pada mulanya penulis merasa sedikit kehairanan melihat papan tanda rumah mempunyai abjad X tertera Kawasan Sanur yang dilihat begitu banyak sekali.

Ekow mula membuka mulutnya dan menjelaskan bahawa ia merupakan tempat pelacuran atau aktiviti persundalan. 

Misalnya nombor rumah dibelakang tertera X atau XX sebagai contoh 809XTetapi awas sekiranya bapak memasuki rumah kawasan persundalan tersebut. Jangan "main-main" sembarangan.

"Bagi sekali layanan atau dalam bahasa mudah (sekali pancutan), bayaran dikenakan sebanyak Rupiah dua ratus lima puluh ribu manakala seharian sekitar lebih sejuta rupiah.

"Hati-hati pak, awalnya memang sekadar suka-suka tetapi jangan sampai ada sakit," selorohnya.

Menurut Ekow kebanyakan pelancong dari Australia menggemari acara sukan papan luncur air kebiasaanya akan menjadikan Bali sebagai rumah kedua ketika ombak bergelora.

Ekow menggelarkan pelancong seperti ini sebagai "penggemar arak, seks dan liburan".

Gunung berapi Batur, tasik Batur

Apa yang menariknya mengenai kaum primitif orang asli Kintamani, mayat tidak ditanam di mana tanah dikorek sepanjang 50 sentimeter diletakkan dibawah pokok terunyan.

Orang mati tidak normal, orang yang matinya normal dan orang suci bayi, pendita. Apa yang uniknya mayat ditempatkan di kawasan ini tidak berbau dan pengunjung  perlu menaiki bot laju untuk singgah ke kawasan pendalaman tersebut.

Jika ingin pergi ke sana pengunjung dinasihatkan supaya perlu berhati-hati kerana masyarakat orang asli kurang menggemari pelancong luar.

Sumber pendapatan penduduk Bali menjual hasil kraftangan dan perusahaan dan  pertukangan seni ukiran halus kayu, perak, emas, batik dan kaca kristal.

Ubud Palace dan Ubud Market

Tidak lengkap jika pelancong tidak mengunjungi kedua dua tempat tersebut yang sememangnya terkenal dengan hasil kraftangan dan makanan.

Babi guling Ibu Orka paling terkenal di Ubud. Selain itu, ukiran zakar berbentuk kayu kelihatan. Orang Bali ini pemuja seks.

Selamat Hari Raya Nyepi di sambut oleh penduduk Bali pada 12 Mac setiap tahun 

Dan upacara majlis diadakan melangkau 12 hari. Kalau ditangkap di luar bilik mereka diwajibkan untuk membersihkan kuil selama seminggu.

Selain itu mereka akan di saman sebanyak Rupiah 2 juta setengah oleh 'Pencalang' Polis tradisional.  Orang lebih takut dengan Polis pencalang berbanding polis kerajaan.

Pencalang ini terdiri daripada anak-anak muda yang dipilih oleh penduduk tempatan untuk mengawasi dan menjaga kampung mereka. 

Di Bali tiada kes dilaporkan pembuangan bayi kerana semua ingin bayi sebagai mewarisi takhta.

Tanah Lot

Kawasan di sini mempunyai banyak pura luhur atau kuil upacara sembahyang bagi penganut Hindu.

Mengikut kepercayaan masyarakat Bali pasangan yang sudah berkahwin akan berkekalan sehingga ke syurga.

Bagi pasangan yang belum menikah dan  masih berpacaran akan putus dalam masa beberapa hari atau beberapa bulan.

Tidak digalakkan bagi pasangan belum berkahwin untuk mengunjungi kawasan pelancongan tersebut.

Pemandangan di Tanah Lot sangat cantik dan menarik dengan desiran ombak serta batu terletak dipinggirannya.

Benoa

Ini adalah tempat yang orang tempatan kata 'boleh' lah jika ingin melakukan aktiviti lautan seperti snorkeling dan scuba.

P/S: Gambar - gambar di Bali akan menyusul dalam beberapa hari. Tuunggggguuuu!!!!! :D


14 Mac 2013

EDISI BONGKAR | :Pemilik Pusat Urut Tanam Modal Di Shah Alam



Walaupun sebelum ini premis pusat urut terletak di Jalan Tukul P15/5 Seksyen 15 Shah Alam pernah diserbu oleh penguatkuasa Majlis Bandaraya Shah Alam (MBSA)  di mana barangan seperti katil, bantal serta tilam dirampas, namun pemilik premis tetap berdegil membuka kedai seperti biasa.

Selain itu terdapat satu pusat urut berselindung papan iklan pusat refleksologi dan spa turut beroperasi sederet dengan bangunan kedai pejabat tersebut dibawah kawasan Ahli Parlimen Shah Alam, Khalid Samad yang juga merupakan Yang diPertua PAS Shah Alam.

Malah, penulis turut meninjau kawasan berkenaan  sebelah siang dan malam semalam bagi  mendapatkan kepastian serta membuktikan kesahihan sama ada pusat urut beroperasi atau tidak.

Penulis turut mendapati terdapat kira-kira dua kamera CCTV di pasang di luar persiaran kaki dan juga di bahagian tangga.

Mana pergi Khalid Samad selama ini lantang bersuara di laman sosial kononnya memperjuang agama Islam tetapi akhirnya kantoi yang dia sendiri gagal menangani isu kewujudan pusat urut di kawasannya sendiri.


Beberapa gambar luar premis pusat urut sempat dirakam:-


 Keadaan pusat urut pada sebelah siang

 Meriah: Cahaya lampu berkelipan waktu malam



.









Papan iklan simbol tapak kaki premis pusat urut


Cahaya lampu neon berkelipan tarik perhatian orang ramai
Pusat urut berselindung papan iklan refleksologi dan spa 

Lampu papan iklan pusat urut dibuka sebelah malam

13 Mac 2013

EDISI BONGKAR: Pusat Urut Beroperasi Di DUN Pesuruhjaya PAS Selangor



Beberapa premis pusat urut dikesan beroperasi secara haram di deretan kedai pejabat di Klang Sentral  dengan berselindung di sebalik nama pusat urutan refleksiologi dan spa.

Tinjauan baru-baru ini ke salah satu kawasan dibawah jagaan Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Meru yang juga merangkap Pesuruhjaya PAS Selangor, Dr. Abdul Rani Osman mendapati terdapat tiga pusat urut beroperasi dalam satu kawasan perdagangan di Klang Sentral yang baru dibuka di pekan itu.

Pengusaha pusat urut masih berdegil dan meneruskan operasi seperti biasa mulai jam 10 pagi sehingga larut malam walaupun sebelum ini Majlis Perbandaran Klang (MPK) pernah mengambil tindakan dan mengenakan kompaun dalam satu serbuan dilakukan pada tahun lepas
.
Ada antara pemilik premis pusat urut menurunkan papan tanda iklan terpampang di bangunan  taktik mengaburi pihak berkuasa sebaliknya pintu masuk ke premis itu masih dibuka seperti biasa.

Sebagai langkah berjaga-jaga bagi mengelakkan serbuan pihak berkuasa, pemilik pusat dilihat mengupah beberapa orang individu yang ditempatkan di luar premis berkenaan bertujuan memantau serta memerhatikan setiap pergerakan kenderaan yang mencurigakan.


Pemilik pusat urut turut menggantungkan kain rentang mengenai promosi pembukaan pusat urut secara rasmi kepada orang ramai serta penduduk sekitar pada 18 Ogos tahun lepas.

Selang beberapa deretan pusat urut itu terdapat beberapa deretan kedai pejabat disewa oleh majikan untuk dijadikan sebagai hostel penginapan kepada warga asing bekerja di sekitar pekan tersebut.



Akhbar sebelum ini turut melaporkan terdapat enam premis pusat urut di pekan Kuala Selangor yang beroperasi secara haram dibawah pemimpin PAS, Dr Dzulkefly Ahmad.

Manakala di Sabak Bernam satu premis rumah urut serta Sungai Besar empat premis pusat urut beroperasi secara haram.

Jumlah rumah urut yang semakin bertambah di Selangor membimbangkan banyak pihak terutama pertubuhan bukan kerajaan (NGO) yang mendakwa pusat-pusat urut tumbuh bagai cendawan sehingga merebak ke kawasan penempatan setinggan sejak kebelakangan ini.

Menurut mereka, di kawasan Pandan Indah sahaja, terdapat lebih 80 pusat urut, di Klang lebih 200 manakala berpuluh-puluh lagi di Kuchai Lama, Damansara dan Ampang Jaya.

FAKTA| Kerajaan Sgor: Tindakan tegas termasuk rampas hartanah pemilik rumah urut - AUTA| sandiwara semata-mata?

Difahamkan 23 Mei lalu, Kerajaan Negeri Selangor akan mengambil tindakan tegas termasuk risiko merampas hartanah pemilik premis rumah urut jika membenarkan premis mereka terus digunakan untuk menjalankan perkhidmatan tersebut.


Menteri Besar, Tan Sri Abdul Khalid Ibrahim berkata tindakan merampas hartanah pemilik premis rumah urut itu boleh dilaksanakan mengikut undang-undang sedia ada.

Beliau menegaskan ini bermakna tindakan berkenaan bukan sahaja boleh dikenakan kepada pengendali perniagaan rumah urut malah pemilik premis rumah urut tersebut juga boleh dikenakan tindakan.

“Kita tegaskan jika mereka melanggar undang-undang bukan sahaja bisnes itu sahaja yang disita, malah bangunan, hartanah akan turut dirampas.

“Jadi risiko untuk menjalankan perniagaan ini mestilah di tangan semua pihak iaitu mereka yang menjalankan perniagaan dan yang memiliki premis tersebut,” katanya pada sidang media selepas mesyuarat mingguan Exco tersebut.

FAKTA| Khalid Arah PBT bincang kaedah pencegahan pusat urut berleluasa di Selangor - AUTA| Tiada tindakan sehingga kini!!

Abdul Khalid berkata, pertemuan akan diadakan pada minggu depan bersama pihak berkuasa tempatan (PBT) untuk membincangkan kaedah pencegahan rumah urut yang semakin berleluasa di Selangor.


Bagaimanapun, beliau menjelaskan kerajaan negeri menghadapi masalah membabitkan penguatkuasaan undang-undang sedia ada untuk membanteras berleluasanya premis haram ini.

“Isu besar yang dihadapi dalam pentadbiran kerajaan negeri ialah ruang pemisah antara polisi dan undang-undang dalam pelaksanaannya.

“Kedua-duanya perlu disatukan.Tak ada makna kalau kita buat polisi tapi ia tak dilaksanakan dengan baik,” katanya.

FAKTA| Ronnie: Tiada lesen rumah urut & pusat hiburan baharu di Selangor sejak 2008 - AUTA| Kewujudan pusat urut  haram semakin bertambah!!

Laporan portal milik kerajaan Selangor 21 November lalu, Sejak mengambil alih tampuk pemerintahan negeri pada Mac 2008, Kerajaan Pakatan Rakyat Selangor tidak lagi meluluskan sebarang permohonan lesen bagi rumah urut, pusat hiburan awam dan pusat siber.

Bagaimanapun, menurut Exco Kerajaan Tempatan, Ronnie Liu, premis yang mempunyai lesen sebelum 2008 masih boleh memperbaharui lesen mereka.

“Lesen mereka masih boleh diperbaharui setiap tahun selagi tidak melanggar syarat-syarat lesen dan undang-undang sedia ada,” katanya ketika menjawab soalan lisan daripada Adun Lembah Jaya, Khasim Abdul Aziz di Sidang DUN.

Dipetik dari TV Selangor, Ronnie juga memaklumkan dewan bahawa lesen baru hanya diberikan untuk pusat penjagaan kesihatan seperti refleksologi, aromaterapi, fisioterapi, spa dan sauna serta gimnasium.

Ini termaktub dalam Undang-undang Kecil Pusat Kecantikan dan Penjagaan Kesihatan.

Sementara itu, bagi aktiviti pusat hiburan pula, lesen baru hanya dibenarkan bagi aktiviti pusat istirehat dan pusat hiburan keluarga.

Antara lain ialah karaoke keluarga, kiosk karaoke, pusat bowling, ‘fun fair’ dan pusat hiburan keluarga yang menyediakan beberapa bentuk hiburan seperti ‘kiddyride’ dan mesin simulator.

“Mereka juga perlu mematuhi peraturan dan syarat yang ditetapkan iaitu tidak menghidangkan atau menyediakan minuman keras kepada pelanggan,” tegas Ronnie yang juga Adun Pandamaran.

Sejak 2008 sehingga kini, sejumlah 179 lesen pusat penjagaan kesihatan, 1,278 lesen pusat hiburan keluarga dan istirehat serta 224 lesen hotel bajet dikeluarkan Kerajaan Negeri.





26 Februari 2013

Makna di sebalik WIFLE







By Action Coach Dave Beam

Often when I am coaching a business, I meet individually with the key employees to get their perspective on how the business is doing and what we can all work on to make it better. By far, the number one issue that comes up is communication.

“We just need to get on the same page” is a familiar phrase, or “The right hand doesn’t know what the left hand is doing”. The fact is that the only way for people to know what is going on is to communicate. A more subtle but important fact is that it is NOT all about business.

Your employees and managers are people, and they have feelings that they would like to express. If a team of people can learn to be more open and transparent with each other, they just work better together.

The WIFLE is a simple tool that you can use with your team to facilitate a more open, happy, relaxed work atmosphere. Here’s how it works. WIFLE stands for 'What I Feel Like Expressing' and enables each team member to express what is currently going on in their lives, both in the business and personally.

Too often it is assumed that people leave their emotions at the door when they come to work but the reality is that this unexpressed or ‘bottled up’ emotion can all too often impact on team performance.

Many of my clients hold WIFLE sessions regularly, and I suggest that a team should conduct a WIFLE at least once a week.

The rules for a WIFLE are as follows: Sit around the room. Starting with the person next to you, ask them ‘what do you feel like expressing’. This person then has the right to say whatever he or she feels like without interruption, this is most important.

 If anyone does not feel safe to express whatever he or she feels, you are all wasting your time. This is NOT a time for blame and whining, but just a simple expression of how the person feels.

Once he or she has had a say, this person then asks the next person what they feel like expressing. When everyone has had their say (and only when everyone has finished) you may then ask if anyone has any ‘burnings’.

This is where anyone that feels they have been wrongly treated replies to the other person’s feelings or impression, either by apologizing or explaining what actually happened.

If these sessions are conducted correctly, you will find your team bonds together much more effectively and relates to each other as humans instead of just someone you work with.

It is important to have everyone realize that any complaints are not directed as personal attacks, rather they focus on behavior. This is essential to enable everyone to feel safe in voicing any criticism of you or the system so changes can be made and progress is always happening.

You may also try other variations of this such as the high-low. This is where each team member expresses their high and their low for the week during the WIFLE.

Though this sounds simplistic, if done with the purpose of respecting each other, it is a powerful tool to improve team communication and relationships. Enjoy trying it out!

P/S : Cubalah lakukan bersama teman sekerja dapat menjauhi sifat prasangka buruk, menanamkan sifat profesionalisme sekali gus merapatkan hubungan antara satu sama lain. Ia percuma dan tidak perlu bayaran. Mudah bukan. :)

http://actioncoachohio.blogspot.com/2011/06/wifle-powerful-simple-team.html

18 Februari 2013

Amaran: Video tontonan 18 tahun ++


Gambar hiasan

Selain tugasan harian menulis artikel untuk disiarkan di portal berita Malaysiakini.com dan Komunitikini.com. 

Aku juga gemar membuat tugasan 'multi-tasking' ambil  rakaman video walaupun  stail "amatur - video gegar dan goyang  tanpa 'tripod'. haha 

Secara tak langsung aku dapat pengalaman baru. Tak lupa tunjuk ajar 'angel dan shot' daripada sifu 'Shuf'. 

P/S:  Aku harap korang jangan salah faham, pasal apa yang aku nak tunjukkan bukan  rakaman video ' panas'. Haha. Tipah tertipu bang, Tipah tertipu. :p  


Tembok Sekolah Condong




Penjaja projek Little India dakwa ditindas




Hospital staff demand apology over police report




80 hari ditangkap tanpa penjelasan

12 Februari 2013

Idea: Cerita tak berapa pendek



Romper Stomper


Pengaruh budaya Skinhead dan Punks di Malaysia

Mula menular di Johor Bahru pada 1995 daripada negara jiran Singapura.

Kaset kumpulan The Exploited, The Ramones, The Clash dan banyak lagi dijual sekitar RM3 - RM5 'dubbing' manakala Fanzine seperti "Sufferage" dijual RM2 macam tu lah * maaf tak berapa ingat harga*

Abang masa tu tingkatan empat  kerja 'partime' di Sentosa jb kebetulan ada sebuah kedai Habib menjual barangan kaset, T-shirt 'rare' underground hingga ke barang skater dan kenal dengan sorang mamat selalu keluar masuk singapura.

Pertama kali dengar lagu punk kaset kat radio, kemudiannya kaset skins, lirik dan maksud mendalam sanggup cari kamus untuk tafsir.

Lebih kepada kehidupan realiti golongan ditindas.

Masa tu zaman video tape, ada member bawa judul filem Romper Stomper - mula dari situ terus terjebak dengan budaya skinheads bersama dua orang rakan baik zaman sekolah.

Malam tu jugak kita orang dengan pantas pinjam mesin rambut member terus potong botak tapak satu. Kahkahkah.

Sampai satu tahap idea dan kreativiti sampai, selamber aku guna 'liquid paper' lukis lambang bendera England kat beg sekolah.

Masa tu budak sekolah dressing pakai seluar bootcut, kasut Converse ikat tali cerut. Stail aku lain sket stok seluar senteng, kasut Coleman belakang ada bendera. baju sekolah tahun lepas stok takde kocek depan. Haha.

Masa pergi sukan sekolah kat stadium larkin dressing skins, lepak dalam stadium ada sorang budak brader nama dia Aji Punk jugak la tegur kenapa pakai tali kasut Docmart putih kerana ada kod tertentu. Tali  kasut putih pengaruh Nazi 'White Power'. lebih baik pakai tali merah atau hitam.

Bagitau yang baru join tak pernah ikut mana-mana kumpulan, dia ajak turun shopping kompleks Plaza Pelangi sesi berkenalan dengan budak punk.

Masa nak balik Aji dengan geng aku tengah berjalan pulang waktu itu kena gegar dengan budak flat yang anti Skinheads.

Mula-mula turun sorang budak  kat situ cari pasal, lepas budak tu blah tiba-tiba ramai keluar daripada celah flat aku perasaan ikut dari belakang lebih 7 orang siap dengan kayu bagai.

Kita org berjalan dengan laju, Aji suruh ikut laluan ke pasar awam Larkin pasal kat situ ada peniaga  ikan dan daging apa-apa hal boleh capai pisau ke parang untuk mempertahankan diri.

Kita orang lalu celah penjual ikan dan daging, tengok belakang budak flat masih ikut. tembus ke terminal bas larkin terus naik bas menuju ke Masai/ Pasir Gudang.

Ada dua orang budak flat naik atas bas lepas itu kita orang bangun daripada tempat duduk dorang takut turun. bas jenis tingkap bukak salah seorang geng bengang ludah budak sambil tunjuk isyarat 'fuck' kat dorang. Puas hati. Berdekah-dekah gelak dalam bas.

P/S: Antara salah satu  pengalaman 'warna warni' dalam kehidupan. Apa-apa pun sesiapa yang rasa nak beri idea atau pandangan sedapkan cerita pendek yang tak siap ni amat dialu-alukan. :D

5EA1 - SMPJ - 1998